10 Resiko Kebanyakan Baca Nasehat & Motivasi

Nasehat itu pelu dan penting, motivasi juga di butuhkan karena dalam menghadapi masalah kita perlu nasehat dan motivasi agar kehidupan bisa berjalan , bahkan agar tercapai semua yang di cita-citakan . Tapi tahukah anda , bahwa kebanyakan baca nasehat dan motivasi itu juga berbahaya pada hidup kita , kalau tidak hati-hati , malah kita bisa terjerumus ke masalah yang lebih serius dari sebelum-belumnya . Silahkan anda baca artikel ini nanti : 10 Kata Motivasi Yang Menjerumuskan .

Berikut ini 10 Dampak Negatif Orang Yang Kebanyakan Nasehat & Motivasi :

1.Sok Benar . (Merasa Sudah Benar).

Tidak jarang orang yang kebanyakan baca motivasi dan nasehat , itu merasa dirinya sudah benar karena sudah memberikan nasehat dan motivasi kepada orang lain , tanpa sadar bahwa nasehat dan kata motivasi tadi sebenarnya bukan karya sendiri bahkan bukan hasil dari pemikiran dan pengalaman pribadi . Jika saja dia sadar , harusnya kata motivasi & Nasehat tadi untuk di amalkan bukan sekedar untuk koleksi dan gagah gagahan lebih lebih sekedar untuk menyalahkan .

2.Sok Pintar (Merasa Sudah Pintar) .

Banyak sekali saya temui orang-orang yang merasa sudah pintar karena sudah mampu memberikan kata nasehat kepada orang lain , sok kritis dan sok paling yes karena sudah menemukan kekurangan karya orang lain dengan standar kata nasehat yang pernah dia baca . Padahal sebenarnya mereka hanya mampu berkata-kata dari hasil baca saja tapi sama sekali tidak pernah punya karya bahkan mungkin tidak pernah punya ide untuk berkarya , takut kalau jadi tidak sampurna .

3. Takut Bertindak (Takut Berkarya).

Orang yang hobi baca kata bijak, kata nasehat , kata motivasi , biasanya jago ngomong kritis berfikir tapi tidak pernah punya karya nyata kecuali jago merangkai kata saja, dia paling suka kalau di curhati , dia paling suka kalau di tanya dulu , bahkan dia tidak segan-segan menyalah-nyalahkan karya orang lain , menyindir-nyindir orang lain dengan kedok memberi nasehat , memberi motivasi . Jika di renungi sebenarnya yang bermasalah itu dia sendiri makanya dia suka kata motivasi untuk menutupi kekurangan pribadi , salah satunya dia sebenarnya tidak punya ide , minim skil makanya baca nasehat dan motivasi sebagai pelampyasan.

4. Sok Sukses (Merasa Sukses Tidak Ada Masalah ).

Orang yang suka baca motivasi , cenderung sombong dan angkuh merasa sudah sukses dengan yang sudah dia dapatkan , banyak kata motivasi yang sebenarnya hanya angan-angan yang menipu dan sama sekali tidak bisa di lakukan bahkan kalau di pikir secara normal banyak kata motivasi itu hanya sebatas kata yang tidak menyelesaikan masalah . Banyak dari mereka yang menyelesaikan masalah dengan cara melupakan masalah , meninggalkan masalah dan lain sebagainya . Saat dia di tuntut untuk betanggung jawab atas masalahnya , sekali lagi jawabnya sebatas retorika kata-kata dan angan kosong belaka.

5. Keras Kepala (Susah Di Nasehati)

Orang yang kebanyakan nasehat biasanya sulit untuk di nasehati dan cenderung bantah alias keras kepala , karena dia merasa sudah tidak perlu di nasehati , sudah banyak nasehat yang dia baca , sudah banyak nasehat yang dia tahu , tapi dia lupa bahwa dia hanya baca nasehat tapi tidak pernah menjalankan, makanya dia tidak punya banyak pengalaman , padahal pengalaman tidak bisa di dapatkan hanya dari sekedar berfikir dan membaca tulisan .

6. Kritis Tapi Bingung

Tidak di pungkiri, dengan adanya nasehat dan motivasi yang kita dapat , sedikit banyak kita di paksa untuk berfikir dan dari berfikir inilah jadikan kita pandai untuk memandang sesuatu secara kritis, tapi tahukah anda bahwa berfikir kritis tidak sepenuhnya bagus untuk hidup kita, terlalu kritis memandang masalah terkadang jadikan kita takut melangkah , takut ambil resiko dan lain sebagainya. Ada juga orang yang terlalu kritis malah mudah menyepelekan masalah . Jadi lebih baik kita baca nasehat dan motivasi secukupnya saja , selebihnya kita berkarya dan biarkan pengalaman yang bicara.

7. Jadi Peragu.

Seberapa banyak nasehat dan kata motivasi yang pernah kau baca , tidak semuanya bisa di jalankan dalam satu waktu, karena ada kondisi tertentu nasehat tidak berlaku, dan dalam situasi tertentu nasehat itu perlu. Bagi yang kebanyakan baca nasehat dan motivasi tanpa pernah ada yang di jalani , biasanya dia jadi peragu dalam mengambil keputusan, karena bingung memilih nasehat mana yang di pilih sebagai dasar untuk melakukan.

8. Gampang Tersinggung.

Mereka banyak baca , pikiranya penuh dengan kata-kata dan ide ide semata, tanpa terasa dia sebenarnya hidup di alam kata dan bahasa, tidak jarang mereka selalu merangkai kata bijak pendek asal-asalan sebagai pelampyasan bahkan tidak jarang mereka membuat statement yang memancing perdebatan. Bahkan tidak jarang mereka tersinggung saat ide dan pikiranya di kritisi.

9. Jadi Pemalas.

Mereka menyangka dengan menghapal nasehat dan kata motivasi masalaj bisa di atasi, bahkan tidak sedikit hari hari mereka hanya sibuk merangkai kata untuk perdebatan atas apa yang sudah mereka sampaikan . Padahal jika dia sadar , sesungguhnya hal mendasar yang bisa merubah keadaan itu dengan tindakan bukan ucapan. Sebagai contoh adalah masalah hutang, sebanyak apapun anda membuat alasan untuk menghindar dari membayar, hutang tetaplah hutang, dia tidak lunas hanya dengan rangkaian kata tapi anda harus berkerja.

10. Sok Berjasa.

Banyak orang yang merasa sudah jadi pahlawan hanyak karena pernah memberi nasehat dan saran, yang namanya orang kebanjiran nasehat sudah barang tentu mereka jago berkata-kata di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. Lucunya tidak jarang mereka merasa berjasa kepada hasil kesuksesan orang lain yang belum tentu menggunakan ide dan pikiran yang pernah dia sampaikan .

Nah itulah 10 dampak negatif orang yang kebanyakan baca nasehat dan motivasi, yang paling parah orang seperti ini bukanya malah maju tapi malah gila. Jadi ada baiknya jika kita membaca nasehat yang sedang sedang saja.