10 Tanda Orang Pura-Pura Bahagia

10 Tanda Orang Pura-Pura Bahagia

Berikut ini 10 tanda orang yang pura-pura bahagia, bahagia palsu, bahagia editan,bahagia setingan dan bahagia paksaan. Terserah anda mau gunakan istilah yang mana , silahkan sesuaikan dengan selera anda .

Normal, jika banyak orang ingin terlihat sukses dan mapan sekaligus bahagia sejahtera aman dan nyaman . Hidup makmur tanpa ada kekurangan. Tapi jadi tidak normal dan tidak wajar jika kemasan tidak sesuai dengan keadaan. Itu namanya memaksakan , namanya terpaksa tentu bahagianya di ragukan.

1. Jomblo .

Sudah jadi hukum alam dan undang undang kehidupan , bahwa manusia hidup itu butuh pasangan , terlepas untuk apa hidup berpasangan, itu bisa menyesuaikan, yang jelas jika ada orang hidup membujang kok merasa bahagia , maka bahagianya patut di pertanyakan. Jadi tidak heran kalau jomblo ramai jadi bahan pembicaraan. ( hanya berlaku bagi mereka yang sudah masuk usia nikah ).

2. Pengangguran.

Ini juga masuk hukum alam , manusia hidup butuh uang ,untuk memenuhi kebutuhan , baik sandang, pangan, papan dan hiburan. Untuk dapat uang harus kerja, kalau tidak kerja tidak dapat uang, kalau tidak punya uang tidak bisa beli kebutuhan . Ini sudah jadi undang-undangnya hidup . Jadi jika ada pengangguran yang merasa bahagia , tentu sangat di ragukan kebahagiaanya. Bisa jadi dia pura-pura.

3. Pejabat.

Jabatan apapun pasti punya resikonya masing-masing, semakin tinggi sebuah jabatan semakin besar masalah yang harus di selesaikan. Jadi sebenarnya Jabatan Dan Tanggung jawab itu selalu beriringan. Kesimpulanya setinggi apapun jabatan, jika sadar resiko yang menghadang, kok merasa bahagia , jelas kebahagiaanya di ragukan , setingkat raja atau presiden sekalipun . Makanya kemana mana di jaga paspampres .😂😂😂😂😂.

4. Koruptor.

Pada dasarnya korupsi itu kelainan mental, penyakit batin yang harus di obati. Bagaimana seorang koruptor akan merasa bahagia jika hidupnya selalu tegang dan waspada, hari-hari cari cara untuk menutupi korupsinya. Tak jarang mereka pamer kekayaan rumah megah, mobil mewah, jalan-jalan , sebagai simbol kesuksesan dan kebahagiaan. Logikanya bagaimana mungkin dia bahagia jika hidupnya jadi buron dirinya sendiri. Seperti orang sakit gak doyan makan, seenak apapun makanan akan terasa pahit bukan. Begitu juga koruptor sebanyak apapun hartanya tidak akan membahagiakan hatinya.

5. Selingkuh.

Orang selingkuh kok bahagia , jangan percaya. Bagaimana mau bahagia jika hati dan pikiranya di hantui dengan kesalahan yang dia lakukan, penghianatan yang dia jalankan. Sekalipun alasan selingkuhnya untuk balas dendam atau buang kejenuhan, ya sama saja derita di atas derita . Dah selingkuh merasa bahagia, jelas pura-pura.

6. Artis.

Banyak artis yang pura-pura bahagia, terbukti banyak yang sampai bunuh diri sebagai jalan akhirnya. Padahal mereka kurang apa ,populeritas dia punya , tidak kurang apa apa. Mereka tidak bahagia saat sudah kontrak kerja , hidupnya sudah tidak lagi merdeka , dia harus ikuti aturan kerja agar tetap bisa dapat penghasilan bukan.

7. Pegawai / Karyawan.

Entah itu pegawai negeri atau karyawan pabrik , hidupnya jelas kurang bahagia, bagaimana dia mau bahagia ,jika waktu pikiran dan tenaga sudah di batasi oleh jam kerja, berangkat jam sekian pulang jam sekian . Manusia tetaplah manusia tidak sama dengan robot. Wajar jika banyak pegawai / karyawan bolos , untuk mencari kebahagiaan .

8. Penjahat.

Hampir sama dengan koruptor , penjahat tidak bisa di kata bahagia, kalaupun pura-pura bahagia iya. Bagaimana mau bahagia jika hari hari selalu di selimuti rasa ketakutan, sewaktu waktu bisa ketahuan , entah itu pencurian, pembunuhan, pemerkosaan, penipuan dan lain sebagainya. Jika ada penjahat merasa bahagia, bilang saja sedang di cari petugas , biasanya langsung nunjukan wajah melas.

9. Miskin.

Orang miskin susah untuk bahagia, miskin dalam artian luas, miskin harta, miskin ilmu lebih lebih miskin hati . Orang miskin kok nampakan rasa bahagia jelas kurang bisa di percaya, bagaimana mau bahagia jika hidupnya di rundung kekurangan , bingung cari kerjaan, belum lagi di tagih hutang. Haduh… susah parah pokoknya .

10. Bodoh.

Orang bodoh susah bahagia, bagaimana dia mau bahagia kalau bahagia itu apa saja tidak mengerti. Kalaupun dia punya kepandaian di satu bidang belum tentu di pandai di bidang lainya, kalau gak pandai ya bodoh namanya. Kalau bodoh jelas jatuh martabatnya, kalau jatuh jelas tidak ada harganya, namanya juga tidak ada harganya kok maksa bahagia , jelas orang nekat itu namanya maksa. Nah bahagia maksa termasuk bahagia pura-pura.

Itulah 10 Tanda orang yang pura-pura bahagia. Di mana tingkat kebohonganya bisa di ukur dari seberapa banyak poin yang melekat pada dirinya. Semakin banyak semakin bohong banget kebahagiaan yang dia tampilkan.

Oke, sampai di sini terimakasih.

2 thoughts on “10 Tanda Orang Pura-Pura Bahagia”

Comments are closed.